Palembang, beritakite.com – Aksi Bela Palestina dan Tarhib Ramadhan telah diselenggarakan pada hari ini, Sabtu (12/5) pukul 08.00 – 12.00 WIB di Bundaran Air Mancur Masjid Agung, Palembang. Aksi yg diinisiasi oleh puskomda FSLDK Sumatera Selatan bersama Sinergi Sriwijaya yang mengajak seluruh perangkat LDK (lembaga dakwah kampus), Organisasi Kepemudaan Islam, dan Ormas se-Sumatera Selatan ini adalah bentuk solidaritas untuk mendukung perjuangan bangsa Palestina sekaligus mengingatkan awal Ramadhan yang tinggal dalam hitungan jari. Aksi gabungan berbagai organisasi dakwah ini kemudian bernama Aliansi Bela Palestina Chapter Palembang. Adapun rute yang dilalui adalah longmarch dari BKB (Benteng Kuto Besak) sampai ke BAM (Bundaran Air Mancur) Masjid Agung Palembang. Dengan dukungan massa yang berasal dari berbagai organisasi serta umum yang berjumlah ratusan orang pun turut mewarnai aksi hari ini.
Aksi ini diawali dengan penandatangan di spanduk ‘Seribu Tanda Tangan untuk Palestina’ di Lapangan BKB yang ditanda tangani langsung oleh peserta aksi baik ikhwan (laki-laki) maupun akhwat (perempuan). Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan dan doa sebelum aksi. Koordinator Lapangan berkesempatan menyampaikan pembukaannya dan pesannya bahwa aksi hari ini adalah aksi damai, bahwa peserta aksi diharapkan untuk tidak melakukan tindakan yang anarkis dan tetap tertib dalam barisan agar aksi berjalan dengan baik.
Peserta aksi laki-laki maupun perempuan melakukan longmarch dengan tertib dari BKB menuju BAM (Bundaran Air Mancur) Masjid Agung sambil membawa spanduk berisi ‘Seribu Tanda Tangan untuk Palestina’ serta bendera-bendera Palestina sebagai bentuk dukungan mereka. Ada pula peserta aksi yang membawa bendera organisasi sebagai bentuk keikutsertaan organisasi mereka pada aksi hari ini.
Berdasarkan hasil wawancara dengan Ketua Puskomda Sumsel (11/5), Ahmad Rais, bahwa aksi Bela Palestina dan Tarhib Ramadhan Chapter Palembang ini dilaksanakan untuk mengecam dengan keras sikap sepihak AS yang akan memindahkan Kedubesnya di Yerusalem. Aksi ini pun mendukung dan mengawal langkah pemerintah Indonesia untuk ikut serta dalam penyelesaian isu bersama ini, sebagai wujud komitmen bangsa Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina sesuai yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945.
Adapun beberapa perwakilan yang sempat melakukan orasi mewakili organisasinya pada aksi kali ini adalah sebagai berikut :
1. Choirum mamnun (KAMMI UIN Raden Fattah)
2. Andika Muzzakir (HMI (MPO) Cabang Palembang Darussalam)
3. Muhammad Ilham (LDK KARISMA)
4. Rizky Marlamsyah (KAMMDA PLG)
5. Ardi Wahyudi (LDK Refah UIN RF)
6. Agung prastya ( LDK Ar-Risalah )
7. Deta oktara (KAMMI Al Hadiid)
8. Rahmat Farizal (HIMA PERSIS Sumatera Selatan)
9. Ahai Septa Maja (LDK Nadwah Unsri)
Pada aksi bela Palestina ini pun peserta aksi yang di komandoi oleh Rahmat Farizal (HIMA PERSIS Sumsel) bersumpah akan kembali turun ke jalan dengan massa yang lebih besar apabila Donald Trump benar-benar memindahkan Kedubes AS ke Yerusalem di Palestina. Sumpah tersebut diambil pada saat orasi.
Aksi Bela Palestina dan Tarhib Ramadhan ini dilakukan dengan damai dan tertib sambil menyebarkan kertas selembar menyambut Ramadhan dan artikel yang mengangkat Isu Palestina kepada seluruh masyarakat kota Palembang yang melewati area Bundaran Air Mancur Masjid Agung. Aksi ini pun juga menerima infaq dari peserta aksi dan masyarakat kota Palembang yang ingin berdonasi sebagai bentuk kepedulian terhadap Palestina. Sampai saat ini jumlah donasi yang terkumpul yaitu Rp 28.411.500,-.
Setelah dilaksanakannya orasi, aksi bela Palestina di akhiri dengan pembacaan surat pernyataan sikap atas penolakan tindakan AS terhadap Palestina dan juga pembakaran foto Donald Trump beserta foto bendera Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina. Dan kemudian acara ditutup doa dengan harapan aksi bela Palestina chapter Palembang ini dapat menggugah hati pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia agar turut berpartisipasi mendukung Palestina dan menolak tindakan AS. (nc)















Komentar