PALEMBANG, Beritakite.com – Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil KemenHAM) Sumatera Selatan memberikan penguatan kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) kepada para pelajar SMP YPI Tunas Bangsa Palembang.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 siswa dan bertujuan menanamkan pemahaman tentang pentingnya penghormatan, perlindungan, serta pemenuhan hak asasi manusia sejak usia sekolah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumatera Selatan, Hendry Marulitua, dalam sambutannya menyampaikan bahwa edukasi HAM kepada pelajar menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa, tanpa adanya diskriminasi maupun tindakan yang merendahkan martabat orang lain.
Ia menekankan bahwa pemahaman mengenai hak dan kewajiban perlu ditanamkan sejak dini agar para pelajar dapat saling menghormati serta menghargai perbedaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Hendry Marulitua sebelum dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi kepada para peserta.
Selanjutnya, Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Kanwil KemenHAM Sumsel, Berti Andriani, memberikan materi terkait perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai bentuk perundungan yang dapat terjadi di kalangan pelajar serta dampaknya terhadap korban, baik secara psikologis maupun sosial.
Para siswa juga diajak untuk menolak segala bentuk perundungan serta saling mendukung satu sama lain agar tercipta lingkungan belajar yang aman dan saling menghargai.
Selain itu, kegiatan tersebut juga diisi dengan pengenalan Komunitas Pemuda Pelajar Pecinta HAM (Koppetaham) Sumatera Selatan kepada para pelajar.
Komunitas tersebut diperkenalkan sebagai wadah bagi pemuda dan pelajar yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu hak asasi manusia serta aktif mengkampanyekan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap edukasi mengenai HAM dapat terus dilakukan agar para siswa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menghargai sesama.














Komentar